Allah ta'ala di akhirat kelak akan dilihat. Orang-oran g mukmin akan melihat-Ny a ketika mereka di surga dengan mata kepala mereka masing-mas ing dengan tanpa adanya keserupaan bagi-Nya, bukan sebagai bentuk yang berukuran, dan tidak ada jarak antara mereka dengan Allah (artinya bahwa Allah ada tanpa tempat, tidak di dalam atau di luar surga, tidak di atas, bawah, belakang, depan, samping Seorangmuslim mengimani bahwa Allah Ta'ala itu wujud (ada/eksis). Diantara dalil-dalil yang melandasi keyakinan ini adalah: Pertama, ad-dalilul fithri (dalil fitrah). Secara bahasa, fitrah artinya al-khilqah yaitu keadaan asal ketika seorang manusia diciptakan oleh Allah (lihat Lisaanul Arab 5/56, Al-Qamus Al-Muhith 1/881). 1 Sifat Wujud pengertiannya tetapnya sesuatu dan pasti adanya, sifat wujud ini wajib bagi Allah Ta'ala Dzatnya bukan Illat (Pengaruh Luar) maksudnya bahwa selain Allah (Makhluk) tidak dapat mempengaruhi adanya Allah . Adapun sifat wujud tanpa Dzat itu terjadi seperti keberadaan kita yaitu melalui perbuatan Allah Ta'ala. Salahsatu sifat yang wajib bagi Allah ta'ala adalah sifat nafsiyah yaitu sifat wujud secara dzat. Hal ini bermakna keberadaan atau wujudnya Allah ta'ala adalah wajib secara aqal bagi Dzat-Nya, keberadaanNya tidaklah karena suatu alasan atau sebab tertentu. Penjelasan memgenai pembicaraan ini membutuhkan penjelasan kepada dua hal yaitu: Berikutini penjabaran 20 sifat-sifat Allah atau sifat wajib Allah. 1. Wujud, Sifat Wajib Allah yang Berhubungan dengan Dzat-Nya. Allah SWT memiliki sifat wujud yang berarti ada. Maksudnya adalah bahwa Allah SWT ada dengan zat-Nya sendiri, dan Allah ada bukan karena ada yang mengadakan atau yang menciptakan. Hal ini sebagaimana tercermin dalam 7JWMB1L. Dalam Kitab Aqidatul Awam Karangan syeikh ahmad marzuki disebutkan 20 Sifat Wajib Allah SWT yang perlu diketahui, Yang dimaksud sifat wajib di sini adalah sesuatu yang pasti ada atau dimiliki Allah SWT Sifat Allah SWT yang dua puluh tersebut adalah sebagai berikut beserta penjelasannya1. Wujud AdaAllah SWT adalah Tuhan yang wajib kita sembah itu pasti ada. Allah SWT, ada tanpa ada perantara sesuatu dan tanpa ada yang mewujudkan. Firman Allah SWTุฅูู†ู‘ูŽู†ููŠ ุฃูŽู†ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽู†ูŽุง ููŽุงุนู’ุจูุฏู’ู†ููŠ ูˆูŽุฃูŽู‚ูู…ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉูŽ ู„ูุฐููƒู’ุฑููŠ ุทู‡ุŒ14."Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku." QS. Thaha 14.Kalau sekarang manusia tidak bisa melihat Allah SWT, itu karena memang ada hijab sehingga manusia tidak mampu melihat Allah SWT, sebagaimana yang dialami oleh Nabi Musa AS QS. Al-A'raf 143. Kelak di surga, ketika hijab itu diangkat, manusia akan mampu melihat jelas Dzat Allah SWT dan dengan mata telanjang. Sabda Nabi SAWุนูŽู†ู’ ุฌูŽุฑููŠุฑู ุจู’ู†ู ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูƒูู†ู‘ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ููŽู†ูŽุธูŽุฑูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุจูŽุฏู’ุฑู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุณูŽุชูŽุฑูŽูˆู’ู†ูŽ ุฑูŽุจู‘ูŽูƒูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ุชูŽุฑูŽูˆู’ู†ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑูŽ ู„ุงูŽ ุชูุถูŽุงู…ู‘ููˆู†ูŽ ูููŠ ุฑูุคู’ูŠูŽุชูู‡ู ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู…."Dari Jarir bin Abdillah RA ia berkata, "Suatu malam kami berkumpul bersama Nabi SAW. Kemudian Nabi SAW melihat bulan purnama, lalu bersabda, "Sesungguhnya kelak kalian akan melihat Tuhan kalian sama jelasnya seperti kalian melihat bulan purnama ini, kalian tidak silau ketika melihatnya" HR. Bukhari dan Muslim.Adanya alam semesta beserta isinya merupakan tanda bahwa Allah SWT ada. Dialah yang menciptakan alam raya yang menakjubkan Qidam DahuluSebagai Dzat yang menciptakan seluruh alam, Allah SWT pasti lebih dahulu sebelum makhluk. Firman Allah SWTู‡ููˆูŽ ุงู’ู„ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ูˆูŽุงู’ู„ุขุฎูุฑู ูˆูŽุงู„ุธู‘ูŽุงู‡ูุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุงุทูู†ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุจููƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ุนูŽู„ููŠู…ูŒ ุงู„ุญุฏูŠุฏุŒ3.โ€œDialah yang Awal dan yang akhir yang Zhahir dan yang Bathin; dan dia Maha mengetahui segala sesuatu." QS. al-Hadid 3.Dahulu bagi Allah SWT tanpa awal. Tidak berasal dari tidak ada kemudian menjadi Ada. Sabda Nabi SAWุนูŽู†ู’ ุนูู…ู’ุฑูŽุงู†ูŽ ุจู’ู†ู ุญูุตูŽูŠู’ู†ูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุŒ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ."Dari Imron bin Hushain RA, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT ada dengan keberadaan tanpa permulaan dan belum ada sesuatupun selain-Nya." HR. al-Bukhari dan al-Baihaqi.3. Baqaโ€™ KekalArti baqa' adalah bahwa Allah SWT senantiasa ada, tidak akan mengalami kebinasaan atau rusak. Dalam al-Qurโ€™an disebutkanูƒูู„ู‘ู ู…ูŽู†ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ููŽุงู†ู ูˆูŽูŠูŽุจู’ู‚ูŽู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ุฐููˆ ุงู„ู’ุฌูŽู„ุงูŽู„ู ูˆูŽุงู’ู„ุฅููƒู’ุฑูŽุงู…ู ุงู„ุฑุญู…ู†ุŒ 26-27.โ€œSemua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan." QS. ar-Rahman 26-27.Allah SWT adalah Dzat yang Maha Mengatur alam semesta. Dia selalu ada selama-lamanya dan tidak akan binasa untuk mengatur ciptaan-Nya itu. Hanya kepada-Nya seluruh kehidupan ini akan kembali. Firman Allah SWTูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ู‡ูŽุงู„ููƒูŒ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ู ู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ุญููƒู’ู…ู ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุชูุฑู’ุฌูŽุนููˆู†ูŽ ุงู„ู‚ุตุตุŒ 88."Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nyalah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan." QS. al-Qashash 88.4. Mukhalafatu Lilhawaditsi, Berbeda dengan makhlukAllah SWT pasti berbeda dengan segala yang baru makhluk. Perbedaan Allah SWT dengan makhluk itu mencakup segala hal, baik dalam sifat, dzat dan perbuatannya. Firman Allah SWTู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูƒูŽู…ูุซู’ู„ูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ุงู„ู’ุจูŽุตููŠุฑู. ุงู„ุดูˆุฑู‰ุŒ 11."Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." QS. as-Syura 11.Apapun yang terlintas di dalam benak dan pikiran seseorang, maka Allah SWT tidak seperti yang dipikirkan itu. Imam Ahmad mengatakanู…ูŽู‡ู’ู…ูŽุง ุชูŽุตูŽูˆู‘ูŽุฑู’ุชูŽ ุจูุจูŽุงู„ููƒูŽ ููŽุงู„ู„ู‡ู ุจูุฎูู„ุงูŽูู ุฐูŽู„ููƒูŽ. ุงู„ูุฑู‚ ุจูŠู† ุงู„ูุฑู‚ุŒ 20."Apapun yang terlintas di benakmu tentang Allah SWT maka Allah SWT tidak seperti yang dibayangkan itu." Al-Farqu Bainal Firoq, 20.Karena itulah seorang mukmin tidak diperkenankan membahas Dzat Allah SWT karena ia tidak akan mampu untuk melakukannya. Justru ketika ia menyadari akan kelemahannya itu, maka pada saat itu sebenarnya ia telah mengenal Allah SWT. Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq mengatakanุงูŽู„ู’ุนูŽุฌู’ุฒู ุนูŽู†ู’ ุฏูŽุฑู’ูƒู ุงู’ู„ุฅูุฏู’ุฑูŽุงูƒู ุงูุฏู’ุฑูŽุงูƒูŒ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุญู’ุซู ุนูŽู†ู’ ุฐูŽุงุชูู‡ู ูƒููู’ุฑูŒ ูˆูŽุฅุดู’ุฑูŽุงูƒูŒKetidak-mampuan untuk mengetahui Allah SWT adalah sebuah kemampuan. Sedangkan membahas Dzat Allah SWT adalah kufur dan Qiyamuhu binafsih berdiri sendiriBerbeda dengan makhluk yang masih membutuhkan sesuatu yang lain diluar dirinya, Allah SWT tidak butuh terhadap sesuatu apapun. Allah SWT tidak membutuhkan tempat dan dzat yang menciptakan. Dalam hal ini Allah SWT berfirmanุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ูŽุบูŽู†ููŠู‘ูŒ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽ ุงู„ุนู†ูƒุจูˆุชุŒ 6."Sesungguhnya Allah SWT benar-benar Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam." QS. al-Ankabut 6.Allah SWT Maha Kuasa untuk mewujudkan sesuatu tanpa membutuhkan bantuan makhluk-Nya. Tetapi merekalah yang membutuhkan Allah SWT. Firman Allah SWTูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฃูŽู†ู’ุชูู…ู ุงู„ู’ููู‚ูŽุฑูŽุงุกู ุฅูู„ู‰ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽู†ููŠู‘ู ุงู„ู’ุญูŽู…ููŠุฏู ูุงุทุฑุŒ 15."Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia-lah Yang Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu lagi Maha Terpuji." QS. Fathir 15.Allah SWT tidak membutuhkan apapun dari makhluk-Nya. Bahkan terhadap ibadah yang dilakukan seorang hamba, Allah SWT tidak membutuhkannya. Ketika Allah SWT mensyariatkan shalat, puasa, zakat, haji, sedekah dan lain sebagainya, maka itu bukan karena Allah SWT membutuhkannya. Tetapi karena di dalamnya ada manfaat besar yang akan dirasakan oleh orang-orang yang melaksanakan-Nya. Jadi ibadah itu bukan untuk kepentingan Allah SWT, tetapi itu adalah kebutuhan kita sebagai Wahdaniyat Esa/satuAllah SWT satu/esa, tidak ada tuhan selain Diri-Nya. Allah SWT Maha Esa dalam Dzat, Sifat dan perbuatan-Nya. Firman Allah SWTู‚ูู„ู’ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ูŠููˆุญูŽู‰ ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ููƒูู…ู’ ุฅูู„ู‡ูŒ ูˆูŽุงุญูุฏูŒ ููŽู‡ูŽู„ู’ ุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู†ูŽ ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุกุŒ 108."Katakanlah "Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah "Bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri kepada-Nya". QS. al-Anbiya' 108.7. Qudrat KuasaAllah SWT Maha Kuasa dengan kekuasaan yang tidak terbatas. Kekuasaan Allah SWT meliputi terhadap segala sesuatu. Kuasa untuk mewujudkan dan meniadakan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya. Allah SWT berfirmanูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ู‚ูŽุฏููŠุฑูŒ ุงู„ุญุดุฑุŒ 6.โ€œDan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." QS. al-Hasyr 6.8. Iradah BerkehendakAllah SWT Maha berkehendak, dan tidak seorangpun yang mampu menahan kehendak Allah SWT. Dan segala yang terjadi di dunia berjalan sesuai dengan kehendak Allah SWT. Allah SWT berfirmanู‚ูู„ู’ ููŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽู…ู’ู„ููƒู ู„ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุฅูู†ู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุจููƒูู…ู’ ุถูŽุฑู‘ู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุจููƒูู…ู’ ู†ูŽูู’ุนู‹ุง ุจูŽู„ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจูู…ูŽุง ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑุงู‹. ุงู„ูุชุญุŒ 11."Katakanlah "Maka siapakah gerangan yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfa`at bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." QS. al-Fath 11.Allah SWT juga berfirmanุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ู ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ููˆู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ูƒูู†ู’ ููŽูŠูŽูƒููˆู†ู ูŠุณุŒ 82."Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya "Jadilah!" maka terjadilah ia." QS. Yasin 82.9. Ilmu MengetahuiAllah SWT adalah Dzat yang Maha Menciptakan, maka Ia pasti mengetahui segala sesuatu diciptakan-Nya. Allah SWT mengetahui dengan jelas akan semua perkara yang jelas tampak ataupun yang samar, tanpa ada perbedaan antara keduanya. Allah SWT berfirmanุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุงู„ู’ุฌูŽู‡ู’ุฑูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฎู’ููŽู‰. ุงู„ุฃุนู„ู‰ุŒ 7.โ€œSesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.โ€ QS. al-Aโ€™la 7.10. Hayat HidupAllah SWT Maha Hidup, dan hidup Allah SWT adalah kehidupan abadi, tidak pernah dan tidak akan ุนูŽู„ูŽู‰ ูฑู„ู’ุญูŽูŠูู‘ ูฑู„ู‘ูŽุฐููŠ ู„ุงูŽ ูŠูŽู…ููˆุชู ูˆูŽุณูŽุจูู‘ุญู’ ุจูุญูŽู…ู’ุฏูู‡ู ูˆูŽูƒูŽููŽู‰ูฐ ุจูู‡ู ุจูุฐูู†ููˆุจู ุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ุฎูŽุจููŠุฑุงู‹. ุงู„ูุฑู‚ุงู† 58."Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup Kekal Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya." QS. al-Furqan 58.11. Samaโ€™ MendengarAllah SWT Maha Mendengar. Namun pendengaran Allah SWT tidak sama dengan pendengaran manusia yang bisa dibatasi ruang dan waktu. Allah SWT mendengar dengan jelas semua yang diucapkan hamba-Nya. Pendengaran Allah SWT tidak berbeda pada perkara yang dhahir atau yang bathin. Firman Allah SWTุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ูฑู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ูฑู„ู’ุนูŽู„ููŠู…ู. ุงู„ุฏุฎุงู† 6."Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." QS. ad-Dukhan 6.12. Bashor MelihatAllah SWT Maha melihat segala sesuatu. Baik yang nampak ataupun yang samar. Bahkan andaikata ada semut yang sangat hitam berjalan di tengah malam yang gelap gulita, Allah SWT dapat melihatnya dengan ูฑู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽูฑู„ุฃูŽุฑู’ุถู ุฌูŽุนูŽู„ูŽ ู„ูŽูƒูู… ู…ู‘ูู†ู’ ุฃูŽู†ููุณููƒูู…ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌุงู‹ ูˆูŽู…ูู†ูŽ ูฑู„ุฃูŽู†ู’ุนูŽุงู…ู ุฃูŽุฒู’ูˆุงุฌุงู‹ ูŠูŽุฐู’ุฑูŽุคููƒูู…ู’ ูููŠู‡ู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูƒูŽู…ูุซู’ู„ูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูฑู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ูฑู„ู’ุจูŽุตููŠุฑู. ุงู„ุดูˆุฑู‰ 11."Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula, dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." QS. as-Syura 11.13. Kalam BerfirmanAllah SWT Maha berfirman, namun firman Allah SWt tidak sama seperti perkataan manusia yang terdiri dari suara dan susunan kata-kata. Firman Allah SWT, tanpa suara dan ู‚ูŽุฏู’ ู‚ูŽุตูŽุตู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ู…ูู† ู‚ูŽุจู’ู„ู ูˆูŽุฑูุณูู„ุงู‹ ู„ู‘ูŽู…ู’ ู†ูŽู‚ู’ุตูุตู’ู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽูƒูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูฑู„ู„ู‡ู ู…ููˆุณูŽู‰ูฐ ุชูŽูƒู’ู„ููŠู…ุงู‹. ุงู„ู†ุณุงุก 164."Dan kami telah mengutus rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung." QS. an-Nisaโ€™ 164.14 Qodiron Allah Maha Berkuasa , 15 Muridan Allah Maha Berkehendak, 16 Aliman Allah Maha Mengetahui, 17 Hayyan Allah Maha Hidup, 18 Samiโ€™an Allah Maha Mendengar, 19 Bashiron Allah Maha Melihat, dan 20 Mutakalliman Allah Maha Berbicara.1. Sifat Nafsiah adalah bernisbat pada kata nafsi jiwa maksudnya Dzat dan sifat nafsiah adalah tidak masuk akal bila Dzat tanpa sifat ini yaitu Esa Wujudnya. jadi sifat ini hanya satu yaitu "wujud".2. Sifat Salbiah adalah bernisbat pada kata salbu maksudnya mentiadakan sesuatu yang tidak layak bagi Allah. Sifat salbiyah tersebut ada 5 yaitu Qidam, Baqaโ€™, Mukholafatuhu Lilhawaditsi, Qiyamuhu binafsihi dan Sifat Maโ€™ani. sifat yang pasti ada pada Dzat Allah SWT. Sifat Maโ€™ani ini ada 7 yaitu Qudrat sifat berkuasa, Irodat berkehendak, Ilmu berilmu, Hayat hidup, Sama' mendengar, Bashor melihat dan Kalam berbicara.4. Sifat Maโ€™nawiyah adalah sifat yang mulazimah menjadi akibat dari sifat ma'ani, Sifat Ma'nawiyah ini ada 7 yaitu Qodiron, Muridan, Aliman, Hayyan, Sami'an, Bashiron, Mutakalliman. Allah sebagai khalik pasti memiliki segala kesempurnaan. Tidak ada sesuatu pun yani denganDia. SebagaiumatIslam, kita selalu dituntutmenghayati sifatkesempurna. tersebut. Oleh karena itu, marilah kita mulai dengan memahami sifat-sifat Allah yang dimiliki-Nya. Untuk menumbuhkan dan mempertebal keimanan kepada Allah swt, maka setiap perlu mengetahui dan mengkaji sifat-sifat Allah dan asmaul husna. Kita perlu mengetahui Allah memiliki sifat-sifat wajib dan mustahil. Adapun sifat-sifat Allah yang wajib adalah sebagai berikut. WUJUD Allah wajib bersifat wujud ada dan mustahil Allah bersifat adam tidak ada. Allah berfirman dalam Surah Ali Imran Ayat 62 sebagai berikut. Artinya โ€œDan tak ada Tuhan selain Allah โ€ฆ. โ€ QS Ali Imran 62 Keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa tidak hanya diajarkan oleh agama, tetapi ilmu pengetahuan pun mengetahui dan mengakui keberadaan-Nya. Seorang filsuf Yunani, Xenophanes 580-470 SM mengatakan bahwa โ€œTuhan Yang Maha Esa itu tidak dijadikan, tidak bergerak, tidak berubah-ubah, dan la penguasa seluruh alam.โ€ QIDAM Allah wajib bersifat qidam tidak ada permulaan dan mustahil Allah bersifat hudus baru. Allah terjadi dengan sendirinya, tidak bermula, dan tidak berkesudahan, sedangkan makhluk- Nya adalah makhluk yang diciptakan dan mempunyai sebab kejadiannya Sesuatu makhluk yang terjadi tanpa sebab merupakan hal yang tidak dapat diterima oleh akal sebagaimana firman Allah swt. berikut. Artinya โ€œDialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu.โ€ QS A1 Hadid 3 WAJIB Allah wajib bersifat baqa kekal dan mustahil bersifat fana binasa. Allah wajib bersifat baqa, maksudnya Allah itu wajib bersifat kekal, senantiasa ada, dan tidak akan mengalami kebinasaan. Dalil naqli bahwa Allah itu wajib bersifat kekal adalah firman Allah dalam A1 Quran Surah Ar Rahman Ayat 26-27. Artinya โ€œSemua yang ada di bumi itu akan binasa, dan tetap kekal zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.โ€ QS Ar Rahman 26-27. Mukhalafatuhu Lilhawadis Allah wajib bersifat mukhalafatuhu lilhawadis berbeda dengan makhluk-Nya dan mustahil bersifat mumassalatu lilhawadis serupa dengan yang baru. Firman Allah swt. Artinya โ€œTidak ada sesuatu pun yang menyerupai-Nya dan Dia Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.โ€ QS Asy Syura 11. Qiyamuhu Binafsih Allah wajib bersifat qiyamuhu binafsih berdiri sendiri dan mustahil Allah bersifat ihtiyaju bigairih membutuhkan selain diri-Nya. Allah bersifat qiyamuhu binafsih artinya Allah berdiri sendiri dan tidak memerlukan bantuan dari kekuatan lain dalam menciptakan dan memelihara alam jagat raya. Artinya Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri. QS Ali Imran 2. WAHDANIYAH Allah wajib bersifat wahdaniyah Maha Esa dan mustahil Allah bersifat taโ€™addud berbilang. Allah bersifat wahdaniyah artinya bahwa Allah adalah Maha Esa. Keesaan Allah itu mutlak, artinya Allah Esa dalam zat-Nya, Esa dalam sifat-Nya, dan Esa dalam perbuatan-Nya. Artinya โ€œKatakanlah! Dialah Yang Maha Esa, Allah adalah tempat bergantung segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara sama atau serupa dengan-Nya.โ€ QS A1 Ikhlas 1-4. QUDRAT Allah wajib bersifat qudrat kuasa dan mustahil Allah bersifat ajzun lemah. Allah berbuat apa saja menurut kehendak-Nya terhadap makhluk dan memberikan ketentua batas waktu kekuasaannya. firman Allah swt. berikut. Artinyaโ€Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.โ€ QS A1 Baqarah 20 IRADAT Allah wajib bersifat iradat berkehendak atau berkemauan dan mustahil Allah bersil karahah terpaksa. Arti sifat iradat adalah bahwa Allah selalu berkehendak akan terjadi Allah mewujudkan segala sesuatu, maka Allah swt. akan Allah dalam Surah Yasin Ayat 82. Artinya โ€œSesungguhnya keadaannya apabila Dia Allah menghendaki sesuatu, hanyalah berkatt kepadanya โ€œjadilahโ€, maka terjadilah ia. โ€œQS Yasin 82. ILMU Allah wajib bersifat ilmu Maha Mengetahui dan mustahil Allah bersifat jahlun bodohAllah swt. bersifat ilmu artinya Allah wajib bersifat mengetahui. Pengetahuan Allah itu Maha Sempurna dan tidak terbatas. Firman Allah Artinya โ€œDan tidakah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.โ€ QS A1 Isra 85 HAYAT Allah wajib bersifat hayat hidup dan mustahil bersifat maut mati . Firman Allah dalam Surah A1 Baqarah Ayat 255. Artinya โ€œAllah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur โ€ฆโ€ QS A1 Baqarah 255 SAMAโ€™ Allah wajib bersifat samaโ€™ Maha Mendengar dan mustahil Allah bersifat assamu tuli. Allah bersifat samaโ€™ artinya Maha Mendengar terhadap segala sesuatu, baik yang diucapkan oleh makhluk-Nya maupun yang masih dalam bisikan hati nurani. Pendengaran makhluk terbatas oleh kemampuan inderanya. Allah berfirman dalam Surah A1 Maidah Ay at 76. Artinya โ€œKatakanlah โ€œMengapa kamu menyembah selain daripada Allah sesrntu yang tidak dapat memberi mudarat kepadamu dan tidak pula memberi manfaat? Dan Allahlah. Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.โ€ QS A1 Maidah 76. BASAR Allah wajib bersifat basar Maha Melihat, mustahil Allah bersifat aโ€™ma buta.Allah swt. bersifat Maha Melihat. Cara Allah melihat berbeda dengan cara manusia melihat. Allah swt. Maha Melihat segala sesuatu tidak dengan mata sebagaimana mata yang dimiliki manusia. Firman Allah Surah Al Mulk Ayat 19. Artinya โ€œDan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya diatas mereka? Tidakada yangmenahannya di udara selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha melihat segala sesuatu.โ€ QS Al Mulk 19 KALAM Allah wajib bersifat kalam Maha Berfirman, mustahil Allah bersifat bukmun bisu. Petunjuk, pedoman, dan pegangan hidup manusia itu disampaikan dengan kalam, yaitu firman Allah atau wahyu yang disampaikan kepada rasul-Nya. Setiap orang yang mengaku muslim wajib membaca dan mempelajari isi kalam Allah, yaitu Al Quran. Oleh karena itu, jelaslah bahwa Allah swt memiliki sifat kalam, namun tidak sama dengan kalam bicara hamba-Nya. Firman Allah berikut ini Artinya โ€œDan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsungโ€ฆโ€ QS An Nisa 164. Kaunuhu Qadirun Yaitu Keadaan Allah Taโ€™ala Yang Berkuasa Mengadakan Dan Allah Artinya โ€œSesungguhnya Alllah berkuasa atas segala sesuatuโ€œ QS. Al Baqarah 20. Kaunuhu Muridun Yaitu Keadaan Allah Taโ€™ala Yang Menghendaki dan menentukan tiap-tiapsesuatu, Ia berkehendak atas nasib dan takdir Allah Artinya โ€œSesungguhnya Tuhanmu Maha Melaksanakan apa yang Dia kehendakiโ€œQS. Hud 107 Kaunuhu Alimun Yaitu Keadaan Allah Taโ€™ala Yang Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu,mengetahui segala hal yang telah terjadi maupun yang belum terjadi,Allah pun dapat mengetahui isi hati dan pikiran manusia. firman Allah Artinya โ€œDan Alllah Maha Mengetahui sesuatuโ€œQS. An Nisaโ€™ 176 Kaunuhu Hayyun Yaitu Keadaan Allah Taโ€™ala Yang Hidup, Allah adalah Dzat Yang Hidup,Allah tidak akan pernah mati, tidak akan pernah tidur ataupun lengah. firman allah Artinya โ€œDan bertakwalah kepada Allah yang hidup kekal dan yang tidak matiโ€œQS. Al Furqon 58 Kaunuhu Samiโ€™un Yaitu Keadaan Allah Taโ€™ala Yang Mendengar, Allah selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan atau doa hambaNya. firman allah Artinyaโ€œAllah Maha Mendengar dan Maha Mengetahuiโ€œQS. Al Baqoroh 256. Kaunuhu Basirun Yaitu Keadaan Allah Taโ€™ala Yang Melihat akan tiap-tiap yang Maujudat Benda yang ada .Allah selalu melihat gerak-gerik kita. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu berbuat Allah Artinya โ€œDan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakanโ€œQS. Al Hujurat 18 Kaunuhu Mutakallimun Yaitu Keadaan Allah Taโ€™ala Yang Berkata-kata, Allah tidak bisu, Ia berbicara atau berfirman melalui ayat-ayat Al Quran. Bila Al Quran menjadi pedoman hidup kita, maka kita telah patuh dan tunduk terhadap Allah swt . Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang 20 Sifat Allah Yang Wajib Kita Ketahui Lengkap Dengan Firman-NYA. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya. Baca postingan selanjutnya Ayat Al-Quran Tentang Manusia Dan Tugasnya Sebagai Makhluk Allah Perkembangan Pembaruan Islam Abad Modern di India dan Pakistan Perkembangan Pembaruan Islam Abad Modern di Turki Perkembangan Pembaruan Islam Abad Modern di Mesir Perkembangan Pembaruan Islam Abad Modern di Hejaz Arab Saudi Persiapan Dan Tatacara Ceramah Dalam Tablig Dan Dakwah Pengertian Serta Pentingnya Tablig Dan Dakwah Dalam Umat Beragama Islam

sir allah dzat allah sifat allah wujud allah